Menurut Melvine J. Herkovits : alat teknologi, system ekonomi, keluarga dan kekuatan politik
· Menurut Bronislaw Malinowski : system norma, organisasi ekonomi, alat-alat atau lembaga ataupun petugas pendidikan dan organisasi masyarakat.
· Menurut C. Kluckhon, unsur kebudayaan universal adalah
Sistem Religi
Sistem Organisasi Kemasyarakataan
Sistem Pengetahuan
Sistem Mata Pencaharian
Sistem Teknologi Dan Peralatan
Bahasa
Kesenian
Kaitan Manusia Dan Budaya
Manusia sebagai perilaku kebudayaan ya’ni dapat dipandang setara yang dinyatakan sebagai dialektis, proses dialektis tercipta melalui tiga tahap:
· Eksternalisasi, proses manusia mengekspresikan dirinya dalam membangun dunianya
· Obyektivitas, proses msyarakat menjadi realitas obyektif, yaitu kenyataan yang terpisah dari manusia dan berhadapan dengan manusia
· Internalisasi, proses masyarakat disergap kembali oleh manusia, ya’ni manusia ang mempelajari kembali masyarakatnya sendiri agar dapat idup dengan baik
Orientasi Nilai Budaya
· Hakikat Hidup Manusia : setiap kebudayaan berbeda secara Ekstern
· Hakikat Karya Manusia : setiap kebudayaan berbeda-beda untuk hidup, kedudukan, gerak hidup untuk berkarya
· Hakikat Waktu Manusia : berbeda dalam orientasi masa lampau atau masa kini
· Hakikat Alam Manusia : manusia mengekplotasi alam, harmonis dengan alam atau menyerah kepada alam
· Hakiakat Hubungan Manusia : mementingkan hubungan antar manusia baik vertical/horizontal, ada pula berpandangan individualis
Perubahan Kebudayaan
Sebab dari dalam diri masyarakat dan kebudayaannya sendiri, missalnya perubahan
1. Jumlah dan komposisi penduduk
2. Sebab perubahan lingkungan dan fisik alam tempat mereka hidup
Wujud Kebudayaan
· Kompleks gagasan, konsep dan pikiran manusia
· Kompleks aktivitas
· Wujud sebagai benda
Faktor Yang Mempengaruhi Diterimanya Suatu Unsure Kebudayaan Baru
1. Terbatasnya masyarakat memiliki hubungan atau kontak
2. Pandangan hidup dan nilai-nilai yang dominan
3. Corak struktur sosial suatu masyarakat
4. Adanya unsur kebudayaan yang telah menjadi landasannya sebelumnya
5. Dapat dengan mudah dibuktikan kegunaannya oleh masyarakat
Dalam sosilogi manusi dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan dan setelah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dengannya. Dari sisi lain, hubungan antara manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dengan masyarakat dinyatakan sebagai dialektis, maksudnya saling terkait satu sama lain. Proses dialektis ini tercipta melalui tiga tahap, yaitu
- Eksternalisasi : proses dimana manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunianya. Melalui eksternalisasi ini masyarakat menjadi kenyataan buatan manusia
- Obyektivasi : proses dimana masyarakat menjadi realitas obyektif, yaitu suatu kenyataan yang terpisah dari manusia dan berhadapan dengan manusia. Dengan demikian masyarakat dengan segala pranata sosialnya akan mempengaruhi bahkan membentuk perilaku manusia
- Internalisasi : proses diman masyarakat disergap kembali oleh manusia. Maksudnya bahwa manusia mempelajari kembali masyarakatnya sendiri agar dia dapat hidup dengan baik, sehingga manusia menjadi kenyataan yang dibentuk oleh masyarakat
