GUNAKAN FLOAT MENU YANG ADA DISEBELAH KIRI UNTUK MENEMUKAN ISI DAN MENU LAINYA BLOG MASIH DALAM PENGERJAAAN SEMOGA ANDA BISA MENGERTI :]ARSIP TERBARU DAN TUGAS BERADA DI SAMPING KIRI ANDA 8) SEARCH LABEL UNTUK MEMPERMUDAH :D

Selasa, 02 Februari 2016

Tugas 4 Perbandingan Dua Profesi : Web Developer Dan Game Developer

Nama    : M Fahmy Amarullah
NPM      : 14112926
Kelas     : 4ka32

Disini saya akan membahas dua profesi, pada profesi pertama adalah profesi developer web, Web developer adalah seseorang yang menciptakan aplikasi berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman. Pada dasarnya, web developer membuat berbagai hal “terjadi” pada sebuah website. Peran web developer adalah sebagai penghubung dari semua sumber daya yang akan digunakan pada sebuah website, mulai dari pemanggilan database, membuat halaman website yang dinamis, hingga mengatur cara pengunjung untuk berinteraksi dengan elemen-elemen dari website tersebut.
Seorang web developer yang handal akan terbiasa dengan bahasa pemrograman, baik itu di sisi server ( server-side scripting ) maupun disisi client ( client-side scripting ). Dan jangan lupa dengan aspek database yang akan digunakan.  Berikut adalah bagian aplikasi yang harus dipahami oleh seorang web developer.
•             Client-side: JavaScript
•             Server side: ASP, ASP.NET, Java, Perl, PHP, Python, Ruby, dsb.
•             Databases: MySQL, Oracle, dsb.
Aspek tampilan menjadi sisi yang agak “terpinggirkan” oleh web developer. Pada umumnya setelah scripting dari aplikasi web telah selesai dibuat, web developer akan menyerahkan pekerjaannya kepada web designer untuk menciptakan tampilan yang baik.

Dan yang kedua adalah profesi developer Game, Developer adalah pihak yang menciptakan sebuah game lalu Publisher mempromosikan dan memperdagangkan game tersebut, juga menyediakan costumer service atau pelayanan bagi para gamer.
Seringkali, publisher dibutuhkan untuk memanufaktur dan mendistribusikan game yang dikembangkan oleh studio game yang independen atau yang hanya berfokus untuk membuat game. Tanpa publisher, banyak game studio sulit untuk merilis gamenya. Seperti layaknya seorang penulis buku, mereka belum tentu mencetak sendiri bukunya ribuan eksemplar, memasarkan sendiri dan mendistribusikan sendiri. Namun tentunya penulis membutuhkan penerbit buku untuk melakukan semuanya itu.

Kita ambil contoh BioWare, studio itu berfokus untuk membuat game dan segala sesuatu yang mendukung gamenya itu bisa dimainkan. Jadi, setelah itu mereka membawa produk jadi game yang telah mereka buat kepada publisher. Publisher akan mencatatkan namanya di dalam credits game, lalu mempersiapkan perencanaan pemasaran yang tepat untuk gamenya bersama-sama developer, lalu mulai mendistribusikan game tersebut sehingga BioWare dan semua orang di dalamnya mulai mendapatkan pembagian keuntungan dari hasil penjualan game tersebut dengan publishernya, sementara publisher bekerja memasarkan game mereka, mereka sedang berkonsentrasi membuat game yang baru.


jurnal Penunjang : PENGEMBANGAN WEBSITE DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA

Jurnal Penunjang : Pembuatan Web untuk Sekolah

By Fahmy Amarullah with

    • Popular
    • Categories
    • Archives